Goa Lalay, Bukan untuk yang Alay

November 7, 2012 Category : CatPer
Goa Lalay, Bukan untuk yang Alay

Jaraknya sekitar 2km dari jalan raya dekat tempat parkir mobil atau sekitar 2,5km dari cottage yang saya tempati. Butuh sekitar 30 hingga 45 menit untuk mencapai Goa Lalay dari cottage. Kalau Ninja Hatori lagunya mendaki gunung lewati lembah, maka tak jauh beda dengan medan untuk mencapai ke arah Goa Lalay ini.

Untuk mencapai Goa Lalay, kita harus berjalan melalui jalan raya yang beraspal. Kemudian kita akan melewati area persawahan. Untungnya saat itu sedang musim kemarau jadi saya tak harus berjalan di pematang sawah yang sempit. Saya bisa berjalan di area persawahan yang kering akibat musim kemarau. Namun, hati-hati karena batang padi yang sudah kering yang masih menancap di tanah lumayan tajam jika terkena kaki. Makanya, janganlah berjalan serampangan.

Setelah melewati areal persawahan, saya bersama teman-teman harus menyebrangi sungai. Jangan bayangkan menyebrangnya melewati jembatan atau jembatan penyeberangan. Kita harus menyebrangi sungai dalam arti yang sesungguhnya yaitu nyebur langsung di sungai dan becek-becekan di dalam air sungai. Tapi tenang saja, air sungai hanya setinggi mata kaki kok jadi tidak berbahaya. Namun, saya juga tetap harus berhati-hati karena batu-batu sungai yang berlumut sangat licin. Jika salah berpijak, bisa bisa langsung nyebur di sungai.

Jangan senang dulu setelah menyeberanngi sungai. Untuk mencapai Goa Lalay kita masih harus melewati sawah dan mendaki bukit sebentar untuk mencapai Goa Lalay. Saran saya, sebaiknya gunakanlah sandal yang nyaman untuk menuju ke Goa Lalay karena medannya yang sangat bervariasi.

Lalu tibalah saya di Goa Lalay, untuk masuk ke sini dikenakan retribusi sekitar 2000 rupiah. Goanya memang tak sebesar Goa Petruk atau Goa Jatijajar. Karena untuk memasuki Goa Lalay, pengunjung harus bergantian. Selain sempit juga pertimbangan persediaan oksigen di dalam goa harus diingat. Untuk lebih mudah, kita bisa menyewa guide lokal yang memandu kita memasuki Goa Lalay. Jangan lupa juga persiapkan senter untuk menyusuri Goa.

Untuk masuk ke dalam goa, kita harus mencopot alas kaki. Sebaiknya pengunjung juga menggunakan celana pendek karena jalan di dalam goa digenangi air dari yang setinggi mata kaki hingga paha. Selain itu, kita harus berhati-hati karena licinnya jalan menuju ke dalam goa.

Panjang goa sekitar 200 meter. Cukup seru untuk berpetualang karena memang medannya yang berair sehingga sangat licin.  Di dalam goa kita bisa melihat stalagtit dan stalagmit. Selain itu, kita bisa menikmati sejuknya air jernih yang mengalir di sepanjang goa. Untuk wisatawan biasa (bukan yang sudah ahli caving) butuh sekitar satu jam untuk melintasi goa karena memang medannya yang tidak mudah.



Comments

© Copyright 2021. trackpacking.com