Orkes Sasando Meriahkan Apresiasi Wonderful Indonesia

Posted by : Kurniawan Aji Saputra December 13, 2013 Category : Agenda / Event


Jakarta, 12 Desember 2013. Apresiasi Wonderful Indonesia kembali digelar. Ajang ini merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif untuk para stakeholders industri pariwisata di tanah air. Malam Apresiasi Wonderful Indonesia dibuka oleh Hermawan Kartajaya, CEO & Founder MarkPlus, Inc dengan keynote speech oleh Sapta Nirwandar, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf).


Apresiasi ini diberikan oleh pemerintah melalui Kemenparekraf kepada para pemangku kepentingan (stakeholders) pariwisata di Indonesia, khususnya bagi mereka yang dengan segala upaya melakukan pengembangan potensi wisata di daerahnya masing-masing. Di malam ini, juga diluncurkan Tourism Philatelic Series – serial perangko bertema pariwisataIndonesia – oleh PT Pos Indonesia. Peluncuran ini langsung dilakukan oleh Wamen Parekraf Sapta Nirwandar bersama Direktur Utama PT Pos Indonesia Budi Setiawan yang didampingi oleh Direktur Ritel dan Properti PT Pos Indonesia Setyo Riyanto. Peluncuran seri perangko turisme ini juga disaksikan oleh 17 walikota yang masing-masing potensi wisata daerahnya ditampilkan dalam seri perangko tersebut. Termasuk di dalamnya, Kota Tua Jakarta dan Kota Melaka. Mewakili Kota Tua Jakarta, hadir langsung Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).

Buku Tourism Marketing 3.0


Selain seri perangko turisme, diluncurkan juga Buku Tourism Marketing 3.0 yang ditulis oleh Hermawan Kartajaya dan Sapta Nirwandar. Buku ini lahir berkat inspirasi dari buku Marketing 3.0 yang ditulis oleh Philip Kotler, Hermawan Kartajaya, dan Iwan Setiawan. Menyusul kesuksesan dan diterimanya konsep Marketing 3.0, Hermawan Kartajaya selaku anggota BPPI (Badan Promosi Pariwisata Indonesia) ingin menerapkannya ke dalam dunia pariwisata. Konsep Tourism Marketing 3.0 tersebut di matangkan bersama para konsultan di MarkPlus dan mengajak serta Sapta Nirwandar (Wamen Parekraf) untuk menuliskan konsep tersebut ke dalam dunia pariwisata Indonesia dan akhirnya tertuang dalam buku Tourism Marketing 3.0 ini.


Buku yang disajikan dengan bahasa ringan dan disertai dengan banyak contoh dari dalam negeri maupun luar negeri ini didedikasikan bagi para stakeholders pariwisata untuk mengembangkan turisme yang baik. Secara ringkas, buku ini akan membantu travel business player untuk mengembangkan dunia pariwisata yang saat ini tidak hanya fokus kepada product-oriented dan customer-oriented, namun telah sampai di level tertinggi yakni human spirit.

Sister City Jakarta & Malaka dan Anugerah Real WOW 2013


Pada Apresiasi Wonderful Indonesia ini, dilakukan pengukuhan Sister City antara dua kota di Indonesia yang memiliki warisan sejarah yang sama, yakni Kota Tua Jakarta dan Kota Melaka. Pengukuhan ini Sister City ini dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Chief Minister of Melaka Y.A.B Datuk Seri Ir. HJ Idris Bin HJ Haron.


Selanjutnya, penghargaan The Real Wonder of the WORLD (Real WOW) 2013 diberikan kepada empat wonderful Indonesia, yakni Kota Tua Jakarta, Kota Melaka, Alat Musik Tradisional Sasando, dan Seni Tatung Cap Go Meh Singkawang.


Kota Tua Jakarta merupakan warisan sejarah Indonesia yang layak mendapatkan apresiasi. Kota Tua Jakarta menjadi salah satu peninggalan sejarah yang masih dikelola dengan baik di mana masyarakat luas masih bisa mengakses dan belajar sejarah dari kota tersebut. 


Kota Tua Jakarta tidak sekadar menawarkan produk – warisan sejarah semata berupa gedung-gedung tua dengan arsitektur kuno bergaya Belanda—tapi juga mampu dikelola sedemikian rupa sehingga bisa menjadi destinasi wisata bagi masyarakat. Bahkan, Kota Tua Jakarta juga objek destinasi semata, tapi mampu menyuguhkan aktivitas interaktif yang sarat dengan edukasi pada pengenalan warisan sejarah yang tersirat di dalamnya. 


Kota Tua Jakarta dan Melaka memiliki jejak sejarah yang sama dan bertautan. Kemasyhuran Melaka sebagai kota makmur di abad 14 mengundang perhatian bangsa Eropa. Portugis menjadi yang pertama menduduki kota seluas seperlima luas DKI Jakarta tersebut. 


Kemudian pada abad 16, Belanda berhasil merebutnya dari tangan Portugis, namun memutuskan Batavia – sekarang Jakarta – sebagai pusat pemerintahan. Dengan kata lain, kendali atas Melaka saat itu berada di tangan Belanda yang markas besarnya berada di Jakarta. Tidak heran bangunan-bangunan tua yang terdapat di Kota Tua Jakarta dan Melaka menunjukkan langgam yang hampir mirip, yakni arsitektur bergaya Belanda. 


Tidak hanya arstiektur gaya Belanda yang membuat Kota Tua Jakarta dan Melaka seperti saudara lama. Potensi budaya pun tidak jauh berbeda di mana Pecinan dan budaya peranakan sama-sama hadir di kedua tempat. Potensi dua kota berbeda negara tersebut untuk bekerjasama di pariwisata pun terbuka lebar sebab keduanya memiliki hubungan sejarah. Namun, keduanya seperti asing satu sama lain. Melalui Real WOW 2013 ini, inisiatif pun muncul untuk menautkan dua kota tua ini.


Sementara itu, Sasando merupakan alat musik tradisional dari Pulau Rote yang juga layak mendapat apresiasi ini. Sasando terbilang unik karena terdiri dari tiga alat musik yang disatukan yakni Bass, Rythm (cord) dan Melodi yang menggunakan daun lontar sebagai resonatornya. Dalam bahasa Rote disebut Haik. Tidak banyak atau malah tidak ada di dunia yang mempunyai alat musik etnik seperti Sasando ini. Di Malaysia, Philipina dan Madagaskar ada alat musik serupa tapi tidak menggunakan resonator sebagai pengeras suaranya.


Suara Dari Rote Ndao
Malam Apresiasi Wonderful Indonesia ini memuncak pada konser Real WOW 2013 yang mengusung tema “The Great Indonesian Songbook, Sound From Rote Ndao”. Konser ini dimeriahkan oleh ratusan musisi dari Rote Ndao yang tampil memukau dengan iringan orkes Sasando yang dipandu langsung oleh Dwiki Dharmawan. Konser ini juga dimeriahkan oleh sejumlah artis dan seniman papan atas, seperti David Naif, Lea Simanjuntak, Monita Tahalea, Ivan Nestorman, Zaneta Naomi, dan Sasando Orchestra yang sejumlah musisinya didatangkan langsung dari Pulau Rote. Acara konser ini diselenggarakan oleh Marketeers yang didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.***

-------------------------------

Untuk Informasi Lebih Lanjut hubungi:

Sigit Kurniawan

Email : sigit.kurniawan@markplusinc.com

HP : 0812-902096

Telp : 021-57902338 ext 419

www.the-marketeers.com





Web programmer Kontan (Koran bisnis mingguan. Memuat berita investasi, keuangan, data pergerakan saham, dan trend bisnis) and Backpackin Magazine (Majalah Backpaker Indonesia) . Taking great interests
Read more about Kurniawan Aji Saputra

Comments

© Copyright 2020. trackpacking.com