Transportasi Khas Wisata Indonesia

Posted by : Dewi Ratnasari August 8, 2012 Category : Other

Selain dikenal dengan objek wisatanya, Indonesia juga dikenal dengan keragaman moda transportasinya. Moda transportasi ini tak bisa dipisahkan dengan tujuan wisata para wisatawan karena moda transportasi inilah yang siap untuk mengantar Anda ke berbagai tujuan wisata yang diinginkan. Berikut beberapa kendaraan khas yang siap mengantar Anda berwisata dan berpetualang di Indonesia:

1. Delman 

Delman merupakan transportasi unik yang bisa dibilang hanya ada di Indonesia. Delman merupakan alat transportasi yang berasal dari kayu dan memiliki dua roda di sisi kanan dan kirinya. Delman biasanya ditarik oleh seekor kuda. Delman bentuknya mirip dengan kereta kencana, yang membedakan adalah kursi penumpang delman berhadapan dengan jarak yang sangat dekat. Selain itu, kursi penumpang juga dibiarkan terbuka tanpa jendela, hanya beratapkan terpal. Uniknya, meskipun memiliki bentuk yang sama, delman di setiap daerah memiliki nama yang berbeda, seperti delman, bendi, dokar, atau andong. Delman masih bisa ditemukan di beberapa daerah seperti Yogyakarta, Kuningan, Padang, dan beberapa daerah di Jawa Tengah.

2. Becak 

Becak merupakan alat transportasi yang memiliki tiga roda dan berkapasitas hanya untuk dua orang. Sama halnya dengan sepeda kendaraan ini dikayuh dengan tenaga manusia yang berada di bagian belakang. Sementara, penumpang berada di bagian depan. Di Indonesia, masih ditemui banyak becak apalagi di kota-kota seperti Yogyakarta dan Solo. Selain itu becak juga masih mudah ditemui di beberapa kota kecil di Indonesia. 

3. Cidomo

Cidomo adalah alat transportasi darat tradisional masyarakat Lombok berbentuk gerobak mini dan ditarik dengan kuda mini. Kalau dilihat sekilas, kendaraan ini mirip dengan delman atau andong atau dokar yang terdapat di pulau Jawa. Cidomo (Cikar, Dokar, Mobil) menggunakan ban bekas sebagai roda. Cidomo ini bermula dari alat transportasi tradisonal yang bernama Cikar atau biasa diketahui sebagai kendaraan tradisonal yang ditarik oleh kuda tapi dikhususkan untuk mengangkut barang bukan penumpang. Sedangkan dokar merupakan alat transportasi tradisonal yang ditarik oleh kuda tetapi dikhususkan digunakan untuk mengangkut penumpang. 

4. Klothok

Klothok merupakan alat transportasi yang mengakomodasi masyarakat yang kondisi alamnya sebagian besar merupakan wilayah perairan. Klotok hampir sama dengan perahu. Klotok biasanya digunakan untuk menyeberangi sungai. Bentuknya mirip seperti kapal laut mini. Alat ini dinamakan klotok karena mesin penggerak perahu ini mengeluarkan bunyi "tok tok tok". Klotok memiliki dua tempat yang bisa dinaiki penumpang, yaitu bagian bawah dan atap. Bagian bawah merupakan ruang penumpang yang sebenarnya dimana terdapat kursi dengan posisi berhadapan dengan atap sebagai pelindung dari cahaya matahari. Sedangkan tempat kedua adalah bagian atap. Tempat ini memang bukanlah tempat duduk namun penumpang bisa memanfaatkannya untuk melihat pemandangan. Transportasi Klotok ini bisa ditemui di daerah Kalimantan.

5. Bentor

Bentor atau biasa disebut becak motor merupakan alat transportasi. Bentor memiliki bentuk seperti becak kayuh, yang membedakannya adalah tenaga manusia telah diganti menjadi tenaga mesin atau motor. Sensasi yang dirasakan saat menaiki bentor pun hampir sama dengan naik becak, yang membedakannya adalah suara mesin motor sangat nyaring terdengar saat kita duduk di dalamnya. Bentor terdapat di beberapa daerah di Indonesia seperti Tidore, Halmahera, dan Sumatera Utara. Di Medan bentor juga biasa disebut becak Siantar.

6. Sepeda Onthel

Sepeda  onthel merupakan sepeda tua yang dikayuh dengan tenaga manusia. Sepeda onthel ini sering digunakan oleh masyarakat perkotaan pada jaman 1970-an. Namun, sepeda onthel ini kini kembali populer sebagai alat transportasi khususnya untuk ojek sepeda di beberapa tempat. Apalagi banyak komunitas yang mulai mempopulerkan kembali sepeda onthel ini. Sepeda onthel ini terdapat dua jenis, yaitu sepeda onthel yang digunakan untuk laki-laki atau perempuan. Yang membedakan adalah besi penyangga yang terdapat di tengah sepeda onthel untuk pria tinggi, sedangkan untuk perempuan rendah. 

7. Sepur Truthuk

Sepur truthuk ini biasa disebut dengan kereta api uap, merupakan moda transportasi wisata yang berada di Kota Solo. Kereta api uap ini merupakan kereta api uap yang kembali dioperasikan dan dikenal dengan sebutan Jaladara. Penyewa kereta api uap ini pada umumnya kalangan menengah ke atas, baik pengusaha yang berbisnis di Solo atau warga negara asing yang berwisata ke Indonesia. Untuk paket sekali perjalanan, Jaladara berkapasitas 70 penumpang ditawarkan Rp 3,2 juta. Kereta uap ini melaju mulai Stasiun Kota Sangkrah hingga Stasiun Purwosari. Di sini, penumpang bebas menikmati pesona Kota Solo di sepanjang rute. Yakni wisata belanja dan wisata sejarah di sejumlah kawasan Stasiun Sangkrah-Stasiun Purwosari, antara lain Pusat Grosir Solo (PGS), Beteng Trade Center (BTC), Batik Danar Hadi, Museum Radya Pustaka, dan rumah dinas wali kota Loji Gandrung.

8. Bus Tingkat

Seperti halnya kereta uap, bus tingkat ini juga terdapat di Kota Solo. Bus tingkat yang bernama Werkudara ini akan mengantar para wisatawan yang berkunjung ke Kota Solo untuk mengelilingi pusat kota. Lokasi yang dituju antara lain: Keraton Surakarta, Kampung Batik Kauman dan Laweyan, Mangkunegaran, Museum Radya Pustakan dan sejumlah tempat lainnya. Bus tingkat juga dapat mengantar wisatawan sesuai keinginannya. Untuk menaiki bus ini, penumpang hanya perlu membayar secara eceran seharga Rp. 20.000,- untuk berkeliling kota Solo pulang pergi pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur. Untuk harga sewa (carter) dengan biaya Rp. 800.000,- per 3 jam dengan biaya overtime Rp. 250.000,- per jam. Penyewa juga dapat meminta bus berhenti di tempat-tempat tertentu selama lokasinya memungkinkan.

9. Bajaj

Bajaj merupakan kendaraan beroda tiga yang sangat umum ditemui di ibukota, Jakarta. Transportasi ini sangat khas dengan warna oranye atau biru. Bajaj berkapasitas hingga tiga orang dengan sopir berada di posisi depan. Kendaraan ini semakin populer dan identik dengan serial televisi Bajaj Bajuri. Kini, bajaj justru dipandang sebagai sumber polusi di Kota Jakarta. 

10. Bemo 

Bemo merupakan singkatan dari becak motor. Transportasi ini masih bisa ditemui di beberapa wilayah di Jakarta. Bemo memiliki tiga buah roda dan kursi penumpang di belakangnya. Biasanya bemo digunakan untuk mengangkut sekitar delapan penumpang, enam di bagian belakang, dua di depan, termasuk sang pengemudi. Karena itu penumpang di bagian belakang seringkali harus beradu lutut, duduk berdesak-desakan. Kini, keberadaan bemo hampir terancam punah di Jakarta karena minimnya kepedulian dan pemeliharaan. 



Tuhan, tolong jangan butakan mata hati saya untuk mengejar sesuatu yang saya ingini tapi terlalu jauh saya gapai. biarkan saya melihat bahwa di dekat saya ada orang yang jauh lebih menyayangi saya... girly... feminin... simple... lovable... humoris... unique... adaptable... last but not least,,like WEDDING very much..
Read more about Dewi Ratnasari

Comments

© Copyright 2020. trackpacking.com